SMK Negeri 2 Pati

Jl Gembong KM 4 Rendole Kotak POS 5 Pati 59163

SMK Bisa Sukses

Film Fiksi Karya SMKN 2 Pati Juarai Festival Film BPK RI Bersama USAID

Kamis, 29 Nopember 2018 ~ Oleh Anggi Patria Hamas Saddam ~ Dilihat 20 Kali

Pati, Margorejo – Film fiksi karya pelajar SMK Negeri 2 Pati menjuarai festival film kawal harta negara 2018 yang diselenggarakan BPK RI. Film fiksi itu, bertemakan korupsi yang terjadi di lembaga pendidikan.


Film fiksi yang dinobatkan film terbaik karya pelajar SMK Negeri 2 Pati itu, berjudul ‘Tulak Balak’. Film yang digarab re_ndole production SMK Negeri 2 Pati, lebih banyak bercerita tentang pungutan liar (pungli) yang terjadi di dunia pendidikan.

Menurut Ketua Dewan Juri Slamet Raharjo, film fiksi SMK Negeri 2 Pati merupakan karya yang sangat mahal. “Kalau saya berbicara proses sinematografi, selaku pimpinan perfilman Indonesia, saya memohon kebesaran hati adik-adik kita itu dalam tahap mempelajar ‘what is meaning of cinematography?’, tapi hasilnya luar sangat luar bisa. Dan yang sangat saya suka dari para pemula adalah berani salah dan ini menjadi syarat untuk menjadi yang terbaik,” katanya.


Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan, dari 208 tersaring 123 karya yang masuk kandidat melalui meeting forum dan kompetisi. Termasuk film fiksi SMK Negeri 2 Pati yang akhirnya pada malam penganugerahan pemenang festival film kawal harta negara 2018, menjadi yang terbaik untuk kategori karya pelajar. “Semoga karya-karya ini akan memberikan inspirasi kepada masyarakat yang akan menontonnya. Baik melalui media sosial maupun media digital yang berkembang pesat pada saat ini. Kami sangat menghargai antusiasme masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah penonton film terbaik pada festival film kawal harta negara tahun lalu, di channel resmi BPK RI yang mencapai 3400 viewers,” katanya.


Kepala SMK Negeri 2 Pati Pramuhadi Kuswanto menuturkan, film fiksi berjudul ‘Tulak Balak’ adalah salah satu film hasil karya SMK Negeri 2 Pati yang bertemakan tentang kedatangan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di sebuah sekolah yang terindikasi menarik pungutan liar (pungli).  “Film Tulak Balak diikutkan dalam festival film kawal harta negara 2018 yang diselenggarakan BPK RI yang bekerja sama dengan USAID dari total 208 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia tolak Balak menyabet berasal dipilih oleh dewan juri menjadi film fiksi terbaik ketagori pelajar,” katanya.


Rencananya BPK RI akan menayangkan karya-karya terbaik festival film kawal harta negara 2018 di sejumlah media siaran internal, seperti Garuda Angkasa Pura, Kereta Api Indonesia, Kereta Commuter Indonesia dan beberapa pihak lain.(‚óŹ)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Drs Pramuhadi Kuswanto, MM

  Assalamu’alaikum wr. Wb Salam sejahtera untuk kita semua Perkembangan dunia pendidikan saat ini sedang memasuki era yang gencar melakukan inovasi…

Selengkapnya

KATEGORI